
ranting kering tertiup sang bayu,
melayang menembus angkasa,
menyelimuti dasar samudera kesah,
tertikam laksana kobaran api,
terjerembab puing abu berserakan,
pusara senyap tancapkan di torehan,
menganga,
sabda membisu semakin beku,`
`terimalah perlahan kematian ku
ranting kering tertiup sang bayu
ranting kering tertiup sang bayu
maka,
terimalah perlahan kematian ku
12 Nov 2009
Tidak ada komentar:
Posting Komentar