Jumat, 16 Juli 2010

secercah jendela surga terkuak menyeberangi waktu



aku sungguh mencintai hujan,
di dalam hujan
aku dapat bersuka dan bercita,

mengembalikan masa
menyatu haru dan biru,
berjuta inspirasi
: masih ingatkah!!
ketika kita bersama menyeberang,
bergandengan tangan,
saat hujan memenuhi jalan raya,
ketika kita melukis berjuta harapan,

kubisikkan lembut menulis puisi cinta
aku sungguh !!
aku semakin mencintaimu,

dalam meja dan selimut kaca,
dingin menyusupi sukma,
aku menantikan
secercah jendela surga terkuak
menyeberangi waktu menyatulah
denganmu kekasihku,

aku masih terpekur
di hadapan jendela
memandangi rintik hujan,
kukatakan padamu:
Janganlah pernah berhenti
langit mencumbu perut bumi

dalam rintik hujan
Ibis hotels:14:47:13112009:201

.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar