
kembali seperti kemarin dan hari ini
kurenggut sisa ajal ku
untuk menyusuri pematang luka lama,
mendung mengharap gerimis menyiram,
apakah engkau mengetahui sayang
aku selalu menyiapkan telaga bening,
tempat kita menikmati
setiap canda dan tawa bersama
memberangus sukma dan membuai raga
aku ingin kembali kita mengukir kata
dibongkah pokok kayu tegar tidak tergoyah
aku tahu sisa kenangan ku
tersimpan tak tersia-sia
perkebunan natar
05 November 2009
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar